MARI MENANAM POHON

MARI MENANAM POHON    !!!

Pohon adalah pabrik Oksigen dan penyerap CO2 .

Penyerapan CO2 oleh tumbuhan memberi andil dalam mengurangi pencemaran CO2 di udara.Karbon dari CO2 ini disimpan di dalam jaringan tumbuhan (kayu) yang kemudian kayu ini berguna bagi manusia. Suatu laporan menyebutkan bahwa sebatang pohon selama hidupnya diprediksi mampu menyerap 7.500 gram karbon.

Karena alasan inilah tumbuhan dikenal sebagai pelaku carbon sinks.Sumber lain menyebutkan bahwa secara taksiran kasar,dalam satu hari sebatang pohon menyerap CO2 antara 20 dan 36 gram per hari. Bila di pekarangan rumah anda terdapat 10 buah pohon, maka dalam sebulan pekarangan anda memberikan kontribusi menyerap CO2 sebanyak 5,6 – 10,08 kg atau menyimpan 750 kg karbon selama tanaman itu tumbuh di sana.

Kebutuhan Oksigen Manusia
Rata-rata dewasa sehat bernafas sekitar 500 mL udara per napas, ini disebut volume tidal normal. dimana 150 mL udara ini akan pergi ke daerah yang tidak berfungsi di paru-paru, yang disebut “ruang mati.”  dengan tingkat napas rata-rata adalah 12 napas per menit. Jadi, jumlah udara yang dihirup oleh orang adalah 12 x (500 ml -150 ml) = 4.200 ml /menit. Kalikan dengan 60 untuk mendapatkan 252.000 ml / jam. Artinya, setiap jam, orang akan bernapas dalam 252 liter udara.
Di udara bebas, hanya 21% dari udara adalah oksigen. Jadi, 21% dari 252 L adalah 53 L. Jadi, dalam satu jam, orang yang bernafas dalam sekitar 53 liter oksigen. Jika harga 1 liter oksigen Rp. 25.000 maka biaya oksigen yang kita hirup = 24 jam/hari x 53 liter x Rp. 25.000 = Rp. 31.800.000 / hari, berapa biaya oksigen untuk 1 bulan, 1 tahun, dan selama kita hidup ??.

Produksi Oksigen Oleh Tumbuhan
DAUN menghasilkan oksigen dalam satu jam: 5 mL/jam. Jika tanaman rata-rata memiliki 3000 daun, maka itu akan menjadi 5 ml / daun x 3000 daun = 15.000 ml / tanaman / jam. Jadi, jika rata-rata orang membutuhkan 53.000 ml (53 l) oksigen per jam, dan tumbuhan rata-rata memproduksi 15000 ml per jam, maka 53.000 / 15000 = 3,5 tanaman, atau dibutuhkan  3  –  4 tanaman untuk menghasilkan oksigen yang cukup untuk menjaga orang yang hidup dalam satu jam. (Andrew Skipor, Ph.D, 2001)

Pertanyaannya pernahkah anda menanam pohon ?  Jika tidak berarti anda selama ini menghirup oksigen dari pohon yang ditanam orang lain. Selanjutnya, apakah anda sudah meminta izin kepada si penanam pohon tersebut ? Jika belum, berarti anda telah mengambil (kasarnya mencuri) oksigen dari pohon yang ditanam orang lain, coba hitung berapa banyak “DOSA” yang anda lakukan selama hidup. !!!

Ini baru tentang oksigen, lantas pernahkah kita berfikir dari mana asal kayu dari pintu rumah, jendela rumah, kusen rumah, tempat tidur, lemari dan peralatan rumah tangga kita yang terbuat dari kayu.  Pohon kayu siapa yang kita pakai ?  Oh, itu semua saya dapat beli dari uang sendiri. Jika semua orang yang merasa punya uang berfikir seperti itu, maka habislah pohon di muka bumi ini, lalu siapa yang menanam ? Siapa yang menjamin suistainable (keberlanjutan) keberadaan poh0n di muka bumi ? Maka pantaslah, hari ini issue “Global Warming” (pemanasan global) menjadi sesuatu ancaman serius, perubahan iklim, kekacauan siklus cuaca, kegagalan panen petani, bencana banjir bandang, tanah longsor, kekeringan, kelaparan, dll. Subhanalllah. Astaghfirulloh.

Menanam Pohon Menurut Al-Quran

وَءَايَةٌ لَّهُمُ الْأَرْضُ الْمَيْتَةُ أَحْيَيْنٰهَا وَأَخْرَجْنَا مِنْهَا حَبًّا فَمِنْهُ يَأْكُلُونَ

Dan suatu tanda (kebesaran Allah) bagi mereka adalah bumi yang mati. Kami hidupkan bumi itu dan Kami keluarkan darinya biji-bijian, maka dari biji-bijian itu mereka makan (Qs Yasin (36) : 33)

Bumi yang mati adalah bumi yang sama sekali tak ada pepohonan dan tumbuh-tumbuhannya, dari sinilah Allah memerintahkan kepada manusia tentang pentingnya menanam pohon, tentang ilmu budidaya, pemuliaan tanaman, perkembangbiakan tanaman dan keberlangsungannya.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda:

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا, أَوْ يَزْرَعُ زَرْعًا فَيَأْكُلَ مِنْهُ طَيْرٌ أَوْ إِنْسَانٌ أَوْ بَهِيْمَة ٌ إِلاَّ كَانَ لَهُ بِهِ صَدَقَةٌ

“Tidaklah seorang muslim menanam pohon, tidak pula menanam tanaman kemudian pohon/ tanaman tersebut dimakan oleh burung, manusia atau binatang melainkan menjadi sedekah baginya.” (HR. Imam Bukhari hadits no.2321).

Betapa mulianya orang-orang yang menanam, dan betapa indahnya bumi ditumbuhi bermacam-macam tanaman yang indah dipandang mata.

وَالْأَرْضَ مَدَدْنٰهَا وَأَلْقَيْنَا فِيهَا رَوٰسِىَ وَأَنۢبَتْنَا فِيهَا مِن كُلِّ زَوْجٍۭ بَهِيجٍ (Qs Qaaf (50) : 7)

Dan Kami hamparkan bumi itu dan Kami letakkan padanya gunung-gunung yang kokoh dan Kami tumbuhkan padanya segala macam tanaman yang indah dipandang mata.

Mari menanam pohon dan menjadikan bumi tempat hidup kita sebagai syorga di dunia.

MENABUNG CERDAS TERBAIK

Rencanakan keuangan masa depan anda mulai dari sekarang untuk hidup yang lebih baik dan terencana. IN4LINK sebagai produk dari AJ.TUGU MANDIRI adalaj gabungan konsep asuransi jiwa dengan bisnis network marketing, merupakan cara “Menabung Cerdas” dengan 4 keuntungan :

INVESTMENT :

Tabungan anda akan dikembangkan di reksadana dengan nilai investasi yang terus bertumbuh di atas inflasi dan deposito2

INSURANCE    :

       Terproteksi asuransi jiwa dengan uang pertanggungan mulai Rp. 21.000.000.

INTERNET       :

Support system untuk melakukan berbagai aktifitas nasabah/ agen, misalnya input nasabah baru, cek jaringan, cek bonus, cek pembayaran premi nasabah, layaknya kita memiliki virtual office.

INCOME           :

Peluang mendapatkan tambahan penghasilan tanpa batas

PENDAFTARAN : http://www.in4-link.net/pundibaru

Aspek Aspek Studi Kelayakan Usaha Peternakan (2)

Seri lanjutan ke-2

Aspek Teknis dan Zooteknis

Aspek teknis

Mempertimbangkan aspek teknis dalam menilai usaha dalam bidang peternakan sangatlah penting, karena aspek-aspek lain dari analisis usaha akan dapat berjalan apabila analisis secara teknis telah dilakukan.  Kerangka kerja rencana usaha harus dibuat dengan jelas agar aspek teknisnya dapat dianalisis secara tepat.

Aspek  teknis  dalam  studi  kelayakan  usaha  peternakan  setidaknya  mampu menjawab beberapa pertanyaan di bawah ini :

  1. Apakah studi dan pengujian pendahuluan pernah dilakukan ?
  2. Apakah skala produksi yang dipilih sudah optimal ?
  3. Apakah luas produksi ini akan meminimumkan biaya produksi rata-rata,ataukah akan memaksimumkan laba? Jadi, mempertimbangkan secara simultan faktor permintaan.
  4. Bagaimana fasilitasi untuk ekspansi nantinya? Tentang lokasi, luas tanah, pengaturan fasilitas produksi, dan sebagainya.
  5. Apakah proses produksi yang dipilih sudah tepat? Umumnya terdapat beberapa alternatif proses produksi untuk menghasilkan produk yang sama. Sebagai misal, semen bisa dibuat dengan proses basah ataupun proses kering, soda bisa dibuat dengan metode electrolysis atau metode kimia.
  6. Apakah  mesin-mesin  dan  perlengkapan  yang  dipilih   sudah  tepat ? Faktor yang diperhatikan adalah tentang umur ekonomis dan fasilitas pelayanan kalau terjadi kerusakan mesin-mesin tersebut.
  7. Apakah perlengkapan-perlengkapan tambahan dan pekerjaan-pekerjan Teknis tambahan telah dilakukan? Faktor-faktor seperti material handling, suplay bahan pembantu, kontrol kualitas,dan sebagainya perlu diperhatikan pula.
  8. Apakah telah disiapkan tentang kemungkinan penanganan terhadap limbah Produksi ?
  9. Apakah tata letak yang diusulkan dari fasilitas fasilitas produksi cukup baik
  10. Bagaimana dengan pemilihan lokasi dan ”site”produksi ?
  11. Apakah skedul kerja telah dibuat dengan cukup realities ?
  12. Apakah teknologi yang akan dipergunakan bisa diterima dari pandangan Social?Dalam pemilihan teknologi yang akan dipergunakan sebaiknya tidak dipergunakan teknologi yang sudah usang, atau teknologi yang masih dicoba-coba. Pertama akan mengakibatkan perusahaan nantinya sulit untuk bersaing, sedangkan yang kedua bisa mengakibatkan kesulitan dalam perawatan fasilitas.

Aspek Zooteknis

Perencana usaha dalam bidang peternakan dituntut untuk mengetahui dan memahami aspek zooteknis agar  mampu  mengkaji rencana usaha dari aspek tersebut,  sehingga perencana usaha  dapat  memberikan  penilaian  layak tidaknya sebuah  rencana usaha  dalam  bidang peternakan dari aspek zooteknis.

Jenis ternak yang dapat diusahakan banyak ragamnya dari mulai ternak ruminansia (seperti :  sapi,  kerbau, domba dan kambing),  ternak non ruminansia  (unggas, kuda dan  kelinci).

Masing-masing  jenis ternak  tersebut membutuhkan kesesuaian  lingkungan  yang  berbeda untuk tumbuh, reproduksi dan berproduksi secara optimum. Dengan demikian dalam merencanaka n usaha dibidang peternakan harus memperhatikan lokasi/ daerah yang sesuai dengan tuntutan fisiologis ternak yang akan diusahakan. Sebagai contoh ternak sapi perah akan berproduksi optimum pada suhu yang relatif dingin, dimana daerah yang relatif dingin berada pada daerah daerah pegunungan seperti di Lembang, Pangalengan, Ciwidey, Arjasari, Cipanas, dan daerah-daerah pegunungan lainnya. Berdasarkan uraian tersebut, maka aspek zooteknis menjadi bagian yang harus dipertimbangkan dalam studi kelayakan usaha/ bisnis peternakan.

Masing-masing   jenis   ternak   memiliki   parameter   produksi   dan  reproduksi  tersendiri. Parameter produksi dan reproduksi sapi perah akan berbeda dengan parameter produksi ternak unggas, sapi potong, kerbau, domba, kambing, dan begitu pula sebaliknya. Karena itu pengetahuan tentang parameter-parameter tersebut mutlak diketahui dan di pahami oleh seorang perencana usaha dalam bidang peternakan. Parameter produksi yang perlu diketahui untuk ternak yang tergolong ternak ruminansia adalah produksi susu (liter/ekor/hari) khusus untuk sapi perah, bobot sapih (kg), umur sapih (minggu), umur siap kawin (bulan), bobot badan siap kawin (kg), dan pertambahan bobot badan (ADG) khusus untuk ternak potong.

Kebutuhan pakan pun untuk setiap jenis ternak yang diusahakan akan berbeda dalam hal jenis pakan, kandungan nutrisi, dan jumlah yang dibutuhkannya. Kebutuhan pakan dalam satu jenis ternak yang sama sangat tergantung dari umur ternak, contohnya seperti untuk ayam pedaging pada umur di bawah 14 hari (strater) membutuhkan kandungan protein yang lebih besar dibandingkan pada umur fase grower dan finisher.

Kajian aspek zooteknis dalam studi kelayakan harus mampu menjawab pertanyaan- pertanyaan di bawah ini :

 

 

  1. Jenis ternak apa yang akan diusahakan ?
  2. Berapa skala usahanya ?
  3. Lingkungan fisik dan lingkungan non fisik bagaimanakah yang cocok dengan jenis ternak yang akan diusahakan ?
  4. Jenis pakan apa saja yang dibutuhkan, kandungan nutrisi dan jumlah pemberiannya berapa ?
  5. Bagaimana daya dukung lahan terhadap penyediaan pakan hijauan ?
  6. Bagaimanakah parameter produksi dari jenis ternak yang akan diusahakan ?
  7. Bagaimanakah parameter reproduksi dari jenis ternak yang akan diusahakan?
  8. Penyakit apa saja yang membahayakan jenis ternak yang akan diusahakan dan bagaimana cara mencegah dan mengobatinya ?

to be continued…..

Aspek Aspek Studi Kelayakan Usaha Peternakan (1)

Muqadimah

Sampai awal Tahun 2006 masih belum ada kesepakatan tentang aspek apa saja   yang harus dikaji  dalam  sebuah  studi  kelayakan  proyek.  Namun  dari beberapa literatur terdapat beberapa  kesamaan.

Umumnya penelitian  akan  mengkaji  aspek  pasar  dan  pemasaran, teknis, keuangan, hukum, ekonomi negara. Tergantung pada besar kecilnya dana yang tertanam dalam investasi tersebut, maka terkadang juga ditambah studi tentang dampak sosial.  Beberapa  pengelompokan  aspek-aspek  tersebut  dari tiga literatur  yang  berbeda disajikan di bawah ini :

  1. Aspek  teknis,  institusional-organisasional-manajerial,  sosial,  komersil,  finansial,  dan ekonomi, tetapi cara pengelompokkan yang lain akan sangat berguna juga untuk didiskusikan (Ripman, 1964 dalam Gitinger, 1986).
  2. Aspek Pasar dan Pemasaran, Teknis, Keuangan, Manajerial, Lingkungan, dan Legalitas, (Suad Husnan dan Suwarsono, M., 2000),
  3. Aspek politik, ekonomi, sosial dan budaya, pasar dan pemasaran, serta aspek produksi, (Moch. Ichsan, dkk., 2000).

Perbedaan pengelompokan aspek-aspek yang harus dikaji disebabkan oleh apakah sebuah proyek/ usaha dinilai layak/ tidak layaknya dengan analisis ekonomi atau analisis finansial. Pengelompokkan aspek-aspek yang perlu dipertimbangkan dalam studi kelayakan sebuah proyek  dari  ketiga  literatur tersebut,  pada dasarnya memiliki  kesamaan  tujuan  yaitu memberikan penilaian kelayakan/ ketidaklayakan dari sebuah proyek/ usaha dari berbagai aspek. Karena itu perbedaan tersebut bukan suatu hal yang perlu diperdebatkan.

Dalam buku ini kita akan mendiskusikan lebih lanjut aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam studi kelayakan usaha/ bisnis peternakan yang difokuskan untuk analisis finansial, dengan mengadopsi beberapa aspek dari literatur tersebut beserta pengertian dan penjelasannya. Sebuah usaha peternakan setidaknya harus mempertimbangkan  enam aspek untuk setiap tahap (stage) dalam perencanaan proyek dan siklus pelaksanaannya.  Keenam aspek tersebut dalam buku ini akan dibahas secara terperinci dalam bab-bab selanjutnya. Keenam aspek tersebut adalah :

  1.  Aspek Pasar dan Pemasaran
  2.  Aspek Zooteknis dan Produksi
  3.  Aspek Ekonomi dan Keuangan
  4.  Aspek Institusional-organisasional-manajerial
  5.  Aspek Lingkungan
  6.  Aspek Legalitas

Aspek Pasar dan Pemasaran

Aspek  pasar  dan  pemasaran  atau  oleh  Gitinger  diistilahkan  sebagai  aspek  komersil merupakan rencana pemasaran output yang dihasilkan oleh proyek dan rencana penyediaan input yang dibutuhkan untuk kelangsungan dan pelaksanaan proyek. Berdasarkan uraian tersebut, maka dalam aspek pasar dan pemasaran terdapat dua sudut pandang yaitu sudut pandang output dan sudut pandang input.

Dari sudut pandang output, analisis pasar untuk hasil proyek adalah sangat penting untuk meyakinkan bahwa  terdapat  suatu  permintaan   efektif    pada   tingkat    harga    yang menguntungkan. Aspek pasar dan pemasaran dari sudut pandang output setidaknya mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini :

    1. Kemana produk akan dijual ?
    2. Apakah pasar cukup luas untuk dapat menampung produksi baru tanpa mempengaruhi harga ?
    3. Jika harga menunjukkan indikasi akan terpengaruh, lalu berapa besarnya ?
    4. Apakah proyek masih dapat terus berjalan pada tingkat harga yang baru ?
    5. Berapa besar porsi (share) keseluruhan pasar yang akan dikuasai proyek ?
    6. Apakah tersedia fasilitas-fasilitas yang cocok untuk menangani produk baru tersebut ?
    7. Mungkin  harus  dimasukkan  juga  persyaratan  untuk  pengolahan  dalam proyek,  atau diperlukan suatu proyek pemasaran yang terpisah dari proyek pengolahan atau distribusi (Austin, 1981).
    8. Apakah  produk yang  dihasilkan  proyek  dimaksudkan  untuk konsumsi domestik  atau ekspor ?
    9. Apakah proyek menghasilkan kualifikasi atau kualitas yang diminta oleh pasar ?
    10. Rencana  finansial  apa  yang  diperlukan  untuk  memasarkan  output,  dan persyaratan khusus yang bagaimana yang diperlukan dalam proyek untuk membiaya pemasaran ?

Dari  sudut pandang  input,  rencana-rencana  yang  cocok  harus  dibuat untuk meyakinkan tersedianya sarana produksi ternak (seperti: pakan ternak, obat-obatan, vitamin, mineral dan peralatan), ternak (bibit, bakalan, induk, DOC, dan DOD) yang akan diusahakan.   Kajian mengenai aspek pasar dan pemasaran dari sudut pandang input setidaknya harus mampu menjawab beberapa pertanyaan di bawah ini :

  1. Apakah saluran pasar untuk input tersedia ? dan apakah mempunyai Kapasitas yang cukup untuk menyediakan input tersebut tepat pada waktunya ?
  2. Bagaimana pembiayaan (financing) bagi penyedia (supplier) input?
  3. Haruskan saluran baru dibuat oleh proyek atau haruskah rencana-rencanakhusus dibuat dalam menyediakan saluran pemasaran untuk input tersebut Bagaimana pembiayaan (financing) bagi penyedia (supplier) input?to be continued….

 

MANFAAT MINYAK WIJEN

(Sesamum indicum)

Minyak wijen adalah minyak nabati  yang berasal dari ekstraksi biji wijen. Minyak wijen terdiri dari dua jenis, minyak dari biji wijen yang telah disangrai dan minyak dari biji wijen mentah.

Biji wijen memiliki nutrisi bermanfaat yang limpah sehingga memberikannya kemampuan untuk mencegah, melawan, serta memulihkan beraneka ragam penyakit. Biji wijen terutama kaya akan kandungan magnesium, kalsium, tembaga, serta mangan. Dalam setiap 1 ons biji wijen, terdapat 0.7 mg mangan, 0.7 mg tembaga, 277 mg kalsium, dan 99.7 mg magnesium. Minyak wijen mengandung antioksidan sesamol yang dapat membantu menangkal serangan radikal bebas dalam tubuh.

Sejarah

orang Assyria sudah memanfaatkan minyak wijen sebagai bahan makanan, obat, dan obat gosok terutama oleh orang kaya.  Pada waktu itu, minyak wijen sulit didapat sehingga harganya mahal.

Orang Hindu memakai- nya sebagai minyak  lampu, dan memperlakukannya sebagai minyak suci. Menurut kepercayaan Hindu, menyalakan lentera berisi minyak wijen di depan  Hanoman  dipercaya dapat menghilangkan kesulitan dalam hidup.

Pemanfaatan

Di India Selatan dan Myanmar, minyak wijen dari dari biji wijen mentah dipakai sebagai minyak goreng. Minyak wijen dituangkan sebagai penyedap dalam  masakan KoreaCina, dan Taiwan. Di Cina, Korea, dan Jepang, biji wijen disangrai lebih dulu sebelum diperas menjadi minyak. Hasilnya adalah minyak berwarna cokelat keemasan dan berbau harum. Minyak wijen dari India berwarna kuning keemasan. Minyak wijen berwarna bening didapat dari hasil ekstraksi biji wijen mentah dan aromanya kurang harum. Suhu sewaktu mematangkan biji wijen memengaruhi minyak yang dihasilkan. Minyak wijen untuk masakan Cina berwarna lebih gelap karena biji wijen disangrai dengan suhu di atas 200 C.

Berikut beberapa Manfaat Minyak Wijen :

  1. Manfaat memasak menggunakan minyak wijen 

Seperti dikutip dari boldsky, minyak wijen ini boleh digunakan sebagai bahan memasak sehari-hari. Ia dapat mencegah penyumbatan pembuluh darah, sehingga jantung menjadi lebih sehat dan terhindar dari ancaman penyakit jantung.

  1. Menurunkan tekanan darah tinggi

Kandungan sesamin dan sesamol yang merupakan lemak baik di dalam minyak wijen dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi secara alami dan aman.

  1. Mencegah kanker

Aneka gorengan, makanan siap saji cenderung membawa ancaman kanker pada wanita, baik kanker rahim, kanker payudara, kanker usus, dan lain sebagainya. Nah, mengatasi hal ini Anda harus mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan. Minyak wijen inilah yang bisa menjadi salah satu solusi makanan sehat. Mengandung antioksidan yang membantu memerangi radikal bebas, minyak wijen akan menjauhkan dari ancaman kanker, serta penyakit berbahaya lainnya.

  1. Menurunkan kolesterol

Karena kandungan HDL (lemak baik) di dalam minyak wijen, maka ia efektif membantu menurunkan LDL (lemak jahat). Konsumsinya tentu saja tidak boleh berlebihan. Dapat digunakan sebagai bahan campuran salad atau menumis.

  1. Anti-oksidan

Minyak wijen memiliki sifat anti-oksidan untuk menetralisir radikal bebas yang menyebabkan kulit tampak lebih tua. Minyak wijen dengan mudah menembus kulit dan memberikan makanan bagi sel.

Ahli ayurveda merekomendasikan untuk mendapatkan manfaat antioksidan secara maksimal, hanya gunakan minyak wijen organik dan panaskan hingga 100 derajat Celsius kemudian biarkan dingin sebelum digunakan.

  1. Anti Bakteri

Minyak wijen mampu menghancurkan patogen kulit. Mengoleskan minyak wijen pada kulit dapat membantu mencegah jerawat, ruam, dan gangguan kulit lainnya.

  1. Efek Menenangkan

Kerutan akan lebih mudah muncul ketika kita mengalami stres. Memijat wajah akan membantu meredakan ketegangan dan kontraksi pada otot wajah sehingga memnuat Anda tampak lebih muda.

Minyak wijen juga membantu meringankan insomnia dan mencegah migrain.

  1. Moisturizing

Minyak wijen bisa melembutkan kulit, mengurangi kekeringan kulit, dan membantu kulit mempertahankan kelembaban. Minyak wijen bahkan dapat digunakan untuk membantu orang yang mengalami eksim atau psoriasis

  1. Mencegah darah tinggi

Sebuah penelitian di Jepang membuktikan bahwa minyak wijen efektif membantu mencegah darah tinggi. Kandungan sesaminnya ampuh dijadikan salah satu bahan diet. Dan apabila dikonsumsi secara rutin maka dapat mencegah darah tinggi.

  1. Meredakan Nyeri

Minyak wijen memiliki sifat anti-inflamasi. Hal ini dapat mengurangi rasa sakit di daerah wajah dan tempat lain di tubuh.

  1. Menambah aroma dan rasa

Kelebihan minyak wijen dibandingkan minyak nabati lainnya adalah memaksimalkan aroma dan rasa. Minyak wijen ini bisa dijadikan bumbu yang membuat masakan semakin sedap

12. Mengontrol Diabetes

Kontrol diabetes Anda dengan mengonsumsi minyak wijen. Kandungan magnesiumnya dapat melindungi kebutuhan insulin sehingga cocok dikonsumsi mereka yang menderita diabetes.

  1. Menyehatkan usus

Bila Anda memiliki problem pencernaan, maka Anda disarankan mengonsumsi minyak wijen dan menggantikan minyak lainnya. Minyak wijen telah terbukti dapat menyembuhkan segala problem pencernaan serta menyehatkan usus.

Kesehatan rongga mulut

Dan uniknya lagi, minyak wijen ini dapat membantu menjaga kesehatan rongga mulut. Secara alami ia akan membantu melawan pembentukan plak dan karang gigi, serta menjaga agar mulut tetap higienis.

Semoga Bermanfaat.. !

Latihan 1.500 Kali

Latihan 1.500 Kali Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Dalbert Eugen (1864-1932), seorang pemusik tenar Skotlandia memiliki teknik permainan piano yang telah mencapai tingkat sempurna. Walaupun demikian, ia sangat menaruh perhatian pada setiap pertunjukannya. Dia tidak pernah lengah atau bermain sembarangan. Suatu hari, seorang penyelenggara konser datang menemuinya dan mengundang Dalbert Eugen untuk mengikuti sebuah konser pertunjukan. Dalbert Eugen bertanya, “Kapan konser itu akan dimulai ?“ “Tanggal 1 bulan depan !“ jawab penyelenggara tersebut.

“Maaf, saya tidak bisa. Waktu untuk saya berlatih tidak cukup, jadi saya tidak mungkin ikut dalam pertunjukan itu” Mendengar itu, penyelenggara tersebut sangat terkejut dan bertanya, “Guru Besar, Anda masih perlu berlatih ?“ Dalbert Eugen menjawab, “Setiap kali saya akan menerbitkan lagu baru dan mengadakan konser, paling tidak saya harus berlatih selama sebulan penuh.”

“Apa ?“ jawab penyelenggara itu dengan takjub. “Perlu 1 bulan ? Guru Besar, banyak pemusik tenar yang saya kenal hanya membutuhkan latihan tidak lebih dari 4 kali untuk satu pertunjukan. Sedangkan Anda adalah seorang Guru Besar di bidang musik, tidak mungkin Anda membutuhkan latihan sedemikian lama untuk mengadakan satu pertunjukan !“

Dalbert menjawab. “Setiap saya a
… baca selengkapnya di Latihan 1.500 Kali Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Meta Model: The Power of NOW

Meta Model: The Power of NOW Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Baru-baru ini saya sempat mengikuti kuliah umum yang dibawakan oleh seorang pakar komunikasi di Indonesia. Beliau memaparkan informasi mutakhir tentang komunikasi. Menjadi sangat menarik ketika beliau memulai pembahasan dengan mendefenisikan apa itu komunikasi. Menurut informasi mutakhir, komunikasi di defenisikan sebagai the process of making sense out of the world and sharing that sense with others through verbal and nonverbal messages. Menelik defenisi di atas, maka komunikasi atas sebuah proses pembuatan makna dari dunia di luar diri kita dan berbagi makna tersebut dengan orang lain secara verbal maupun nonverbal.

Dengan kata lain, we can not not communication. Stimulus apapun yang berasal dari luar diri kita akan membuat kita memberikan makna tertentu padanya. Ketika kita mencari makna dalam diri kita, maka kita melakukan sebuah pencarian data di dalam memori untuk bisa menalar stimulus yang kita terima. Istilah kerennya adalah Transderivational Search (TDS). Nah, ketika melakukan TDS ini, maka kita cenderung melakukan pelanggaran meta model.

Meta model adalah model pertama yang dikem
… baca selengkapnya di Meta Model: The Power of NOW Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1